saya berpikir ketika ada seseorang yang menyakiti saya, akan timbul rasa kecewa, akan timbul sedih, akan timbul marah, akan timbul macam2 perasaan tidak nyaman.
butuh waktu memulihkan diri.
butuh waktu memaafkan.
Dan bahkan terkadang meskipun lama berlalu pun.
rasa itu tidak akan pernah bisa benar2 hilang, dilupakan ataupun dianggap tidak pernah terjadi.
sering kali perasaan itu cuma disimpan dan berusaha dikubur dan tidak diingat2.
dulu saya beranggapan seperti ini,
ketika saya anggap orang yang pernah menyakiti dengan orang yang baru saya temui adalah orang yang berbeda.
itu benar adanya, tapi saya melupakan 1 hal, mereka sama2 "orang" yang sama2 berpotensi untuk menyakiti saya baik sengaja maupun tidak.
hingga disuatu keadaan, kejadian semacam itu berulang, namun dengan orang yang berbeda. saya merasa disakiti orang lain, bahkan teman yang saya anggap teman.
saya cermati,
kenapa hal ini bisa terjadi?
ternyata karena saya mengijinkan, saya kurang berhati2.
saya kurang waspada sedari awal.
saya menganggap semua orang baik, saya memberi kesempatan hal itu terjadi dan celah untuk mereka melakukannya.
menyesal tidak ada gunanya,
menyalahkanpun tak pantas.
yang harus dilakukan adalah evaluasi.
memaafkan, menerima dan menyadari itu lebih penting.
berharap esok hari tak akan ada kejadian serupa dilakukan oleh siapapun.
waspada selalu lebih baik.
kita ga harus belajar dari pengalaman.
kadang dari cerita orang lain :)

Comments
Post a Comment