Tidak perlu aku jelaskan detail mengapa, kenapa dan kapan, yang pasti aku suka warna hitam dan warna hitam itu solid, tidak ada yang namanya hitam muda, hitam tua, dll.
Hitam ya cuma satu aja macamnya. Dan warna yang aku tidak suka ya itu putih. Alasannya sederhana, karena putih itu cepat kotor, meskipun aku tidak suka bukan berarti tidak bisa memberikan sebuah penilaian terhadap barang berwarna putih secara objektif, aku tetap bisa melihat barang putih itu bagus, orang memakai benda warna putih itu menarik, aku juga tidak menghindari atau tidak punya sama sekali, akupun punya beberapa baju putih, beberapa barang putih. intinya aku tidak sefanatik itu.
Kali ini aku jelaskan kenapa, dan maaf buat teman- teman pecinta abu- abu, karena aku tidak suka warna abu- abu, tetapi percayalah, aku tetap akan menyukai anda meskipun kalian menyukai warna yang tidak saya sukai, karena ada yang lebih penting dari itu semua daripada hanya sebuah warna kesukaan, yaitu bagaimana sikap kalian memperlakukan orang lain.
karena kemampuan abu- abu untuk menyesuaikan diri, cari aman, sebuah warna plegmatis, dan kemampuan untuk bertahan hidup lebih baik. Bayangkan ketika terjadi perang, ketika ada tiga orang disuruh memilih berkubu antara warna hitam atau warna putih, si abu- abu akan berada ditengah- tengah. alih- alih memihak dia malah menciptakan sebuah kubu baru, jika pada nantinya kubu hitam dan putih bertarung dan diantara hitam dan putih terluka parah atau bahkan gugur, si abu- abu akan tetap hidup, tanpa luka, tanpa sakit, dia akan bertahan, dia bahkan bisa membantu untuk merawat luka, namun bisa saja tidak. hahaha
Dalam kehidupan, semua orang punya pilihan, semua warna itu baik, tergantung banyak faktor pengikutnya, latar belakang dan hasil yang kita inginkan, jangan mengkerdilkan pikiranmu. Jaman sekarang kemampuan untuk menjadi flexibel dan menyesuaikan diri lebih sangat diperlukan dan kadang kita perlu menjadi si abu- abu.
Comments
Post a Comment