Skip to main content

About Love 💙

Memilih pasangan yang ideal sama seperti ketika kita ingin bekerja di sebuah tempat.
awalnya kita akan melihat dan mencari lowongan yang cocok dengan passion kita, kemampuan kita maupun syarat yang diberikan.
PDKT, fase awal dalam interview, bernegoisasi, melihat lingkungan sekitar.
IN RELATIONSHIP, tahap ke2 terjadi setelah tahap pertama saling cocok. diawali dengan mulai bekerja.
kita akan terus berproses, seiring lamanya bekerja kita akan bertemu dengan rintangan atau masalah, gesekan2 antar rekan kerja. 
tidak jarang, di tengah masa bekerja (berpacaran, red) mengalami jenuh, atau tidak sejalan lagi. 
RUMAH TANGGA, ketika sudah melalui tahap ke2, teruji kemampuan bekerjasama satu sama lain dan kita  berani untuk diberikan tanggung jawab lebih besar dalam memimpin dan melakukan problem solving.
tidak lupa kita harus selalu mengasah kemampuan, melakukan variasi2 baru yang sesuai dengan jamannya🔥

Selamat mencoba ya!

Comments

Popular posts from this blog

Hubungan Energi, Frekuensi dan Vibrasi

Pernahkah kamu bertemu dengan seseorang yang tanpa mengatakan apapun, tanpa alasan jelas kamu merasa lelah karenanya? Jadi, Frekuensi itu adalah tempat kita berada,setiap orang memiliki energi bawaan masing- masing, yang terbentuk dari kebiasaan, pemikirannya , perasaannya. dan bersumber dari dalam diri masing- masing. meskipun tidak semua orang peka dalam merasakan energi orang lain. energi inilah yang akhirnya memunculkan vibrasi yang bisa dirasakan oleh orang sekitarnya. pemikiran manusia pun memancarkan sebuah getaran. untuk beresonansi dengannya, kita harus menyelaraskan pikiran, ucapan dan perbuatan kita dengan pikiran, ucapan dan tindakan. kita mungkin akan bertemu dengan orang2 dengan latar belakang berbeda, dengan pengalaman maupun permasalahannya tersendiri. sehingga masing- masing orang tersebut membawa energi masing- masing yang memancarkan sebuah getaran pada saat kita bertemu, ibarat frekuensi radio, supaya terdengar enak, kita harus menyesuaikan salurannya. ter...

Life’s confusing. And somehow, that’s what makes it worth exploring.

Tidak semua orang yang berbicara denganmu adalah teman,  Tidak semua orang yang tidak mengobrol denganmu adalah musuh. Bahkan tidak jarang orang yang membicarakanmu, menjatuhkanmu, menipumu adalah orang terdekatmu. Jadi kepada siapakah kita harus percaya? Karena waktu itu masih menunjukan pukul 18.00 dan ibadah dimulai pada pukul 19.00. U mat yang sudah hadir mempunyai banyak waktu untuk mengobrol sembari menunggu acara ibadah dimulai. Tidak lama setelah kehadiran kami ( Mama dan saya), muncul seorang bapak yang dengan bersemangat bercerita. Mulai menceritakan tentang salah satu umat yang tidak hadir malam itu, kisahnya, kehidupannya, bahkan sampai rumah tangganya. Dilanjutkan menceritakan orang lain lagi yang begini begitu. Kami cuma diam mendengarkan. Setelah selesai ibadah, acarapun berlanjut dengan ramah tamah. Alangkah kagetnya, Bapak yang membicarakan orang lain, duduk semeja dengan orang yang dibicarakan sebelumnya. Mereka terlihat akrab berbincang- bincang, sese...

Corona Impact

Siapa sangka virus ini begitu sangat menguncang dunia. Siapa sangka virus ini akan bisa keluar dari negara asalnya. Siapa sangka pengkali lipatan virus ini begitu cepat. Siapa sangka virus ini membawa banyak dampak. doa dan harapanku, semoga virus ini segera bisa diatasi dan kita semua, keluarga, teman2 dan orang terkasih selalu dalam lindungan Tuhan YME. Amin. well, kumau berbagi sedikit kisah. sebenarnya sebelum virus ini masuk ke Indonesia. itu saat giat2nya aku memulai olahraga. itu saat happy2 nya ketika pelan2 aku mencapai badan yang ideal. tetapi ya apa boleh buat. tempat biasa aku latihan harus tutup selama pandemi ini.  ga ada yang perlu disalahkan dan kita ga ada pilihan lain selain harus latihan sendiri di rumah. Namun, kalian pasti paham betul olahraga sendiri dan sama2 pasti tidaklah sama, begitupulah yang aku rasakan. mulai dari ada coachnya temannya, motivasi, kebiasaan2 selama latihan bareng2. di tempat ini kutemukan komunitas2 baru, teman2 yang ramah se...